Selasa, 05 Januari 2016

Tips Memilih Ban Untuk Mountain Bike

Salah satu jenis sepeda untuk tracking di alam bebas adalah sepeda jenis MTB, salah satu faktor kenyamanan dalam menggunakan sepeda jenis ini adalah pemilihan jenis ban. Ban merupakn bagian yang sangat penting dalam sepeda. Jika ban yang digunakan sepeda ini tidak cocok dengan medan yang dilalui maka sudah tentu akan mengganggu aktivitas bersepeda dan pasti mempengaruhi kecepatan dan kestabilan sepeda saat di kendarai, akibat ban yang salah bisa terjadi licin selip dan bisa terjatuh sehingga membahayakan pengguna sepeda tersebut.

Berikut ini saya akan memberi tips cara memilih jenis ban MTB yang anda gunakan untuk melewati medan yang berlumpur, berbatu, maupun berpasir. namun mohon maaf sebelumnya karena kesempatan kali ini bahasannya sementara dibahasi untuk rekomendasi ukuran ban sepeda gunung. Berbicara mengenai rekomendasi ukuran ban sepeda, langkah paling awam adalah dengan mengikuti rekomendasi ukuran standar ban dari pabrikannya. Bagaimana kita tahu rekomendasi pabrikan, sementara merk yang beredar cukup banyak. Beberapa karakteristik yang melekat pada sebuah ban sepeda gunung seringkali saling bertentangan satu sama lain. Nah… melalui posting ini kami coba bantu kalian para pecinta goes agar lebih mudah lagi.

Misal, kita menghendaki ban sepeda yang ringan, hal ini perlu juga diperhitungkan dengan daya tahannya. Daya tahan harus seimbang dengan traksi. Traksi harus seimbang dengan rolling resistance. Anda bahkan mungkin juga harus memikirkan bahwa medan yang Anda lalui sangat bervariasi. Pertannyaannya kemudian cukupkah bahwa Anda menyimpan satu set ban untuk jalan yang berbeda. Jika Anda rasa perlu dana khusus untuk membiayai hobi bersepeda Anda, tidak salahnya Anda memiliki beberapa set ban yang berbeda untuk kondisi yang berbeda.
Memilih Ukuran Ban Sepeda 
Untuk sepeda gunung atau jenis MTB biasanya ada ban dengan ukuran 26 inch dan 29 inch. Untuk Jenis Cross Country / XC atau all mountain / AM biasa digunakan  ban dengan lebar tapak 1.8 inch s.d. 2.4 inch. Sementara rentang ukuran lebar tapak untuk jenis penggunaan freeride dan sepeda downhill, biasa digunakan ban dengan lebar tapak 2.5 inch s.d. 3.0 inch. mari kita ulas sedikit tentang penetapan ukuran ban sepeda ini, namun sebelumnya patut kita ketahui terlebih dahulu bahwa penetapan lebar ban sepeda yang tepat mengikuti jenis medan dan jenis sepeda yang digunakan. Tipe ban sepeda gunung rata rata dibagi dalam 3 kategori umum, yaitu CrossCountry, All Mountain dan Downhill.

Jenis PenggunaanWTB
(dalam Inch)
Panacer
(dalam Inch)
Maxxis
(dalam Inch)
Michelin
(dalam Inch)
Cross Contry2.10 inch1.75 – 2.101.75 – 2.101.75 – 2.10
AllMountain2.10 – 2.502.10 – 2.351.95 – 2.401.95 – 2.40
Downhill2.30 – 2.52.30 – 2.52.35 – 2.702.35 – 2.70

Dengan tabulasi tersebut kita dapat dengan mudah kita ‘tarik’ Simpulan:
  1. Ban sepeda crosscountry memiliki ukuran standar mulai dari 1.75 sampai 2.10 inch.
  2. Sedangkan ban sepeda gunung jenis All Mountain / AM memerlukan ukuran lebih lebarSecara rata rata memiliki ukuran 2.10 inch atau lebih. Mengingat medan dari All Mountain lebih keras dan bervariasi, maka ukuran ban yang dibuat umumnya lebih lebar dari tipe ban CrossCountry. 
  3. Sementara ukuran ban untuk medan yang lebih extreme adalah ban Downhill, umumnya dibuat dengan lebar tidak kurang dari 2.30 inch, dan ukuran terbesar mencapai 2.50 inch.
Mengapa kita seyogyanya mengikuti rekomendasi ukuran ban sepeda gunung dari rata-rata pabrikan ini, karena setidaknya ketika mereka memproduksi setiap ukuran ban dan jenis penggunaannya, mereka (pabrikan) telah melakukan test/uji simulasi penggunaan produk mereka pada medan riil, serta mereka telah lebih dahulu mengetahui apa efek baik dan buruk penggunaan masing-masing ukuran ban direlasikan dengan masing-masing jenis medan, bukankah betul demikian kiranya Sob?
Memilih Jenis Ukiran Ban
Jenis permukaan ban yang bersinggungan (menapak) langsung dengan tanah atau aspal harus juga menjadi kriteria dalam memilih ban sepeda. Jika Anda naik pada aspal misalnya, ban dengan permukaan slicks lebih tepat digunakan. Permukaan halus ban ini menawarkan kecepatan maksimum dengan kayuhan minimal. Jika trek yang Anda lalui adalah kombinasi permukaan, termasuk beton, singletrack aspal, halus dan / atau sesekali kerikil dan makadam, tipe knop semi-slicks lebih cocok untuk digunakan.

Sementara pengendara dirtjum, freeride atau downhill membutuhkan ban sepeda gunung untuk traksi dalam kondisi beragam. Namun jika Anda telah mengetahui akan bersepeda pada satu jenis medan, maka pilihlah ban yang dirancang untuk permukaan itu. Hal ini dapat bervariasi tergantung pada bagian trek Anda. Contohnya demikian:
  1.  Untuk jenis track cadas ‘smooth moab slickrock’, tidak memerlukan pattern/kembangan yang terlampau agresif.
  2. untuk track berlumpur, penuh dengan akar, menuntut ban yang tidak hanya lebih agresif, tapi satu yang memiliki spasi antar kembangan / knob untuk menumpahkan lumpur
  3. jenis tapak roda dengan spasi knob yang lebih luas biasanya menawarkan fleksibilitas yang lebih.
Untuk tekanan ban biasanya : tertera Bannya ada: min dan max nya contoh ukuran standart untuk ban 26x2.35 tekanan (35-65 psi / 2.4 - 4.5 Bar) min –max.Nah, Sekian dulu tips dari pondoksepeda.com untuk kalian para pecinta Montain Bike, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian. Salam sehat! Go Green Back to Nature!
Terimakasih, Rizki Ichwani/pondoksepeda


ORDER SEWA
SMS/WA 08989369294 PIN 51FBB6AD
INSTAGRAM : SEWASEPEDA
FACEBOOK : PONDOK SEPEDA
TWITTER :@PONDOKSEPEDA
 
 
GABUNG KOMUNITAS SEPEDA SEHAT UIN DISINI